Cara Menghitung Biaya Potongan Admin Marketplace (Shopee, Tokopedia, TikTok Shop)

Berjualan secara online di marketplace seperti Shopee, Tokopedia, dan TikTok Shop memberikan jangkauan pasar yang sangat luas bagi pelaku UMKM. Namun, tidak sedikit penjual yang terkejut ketika melihat saldo hasil penjualan lebih kecil dari yang diperkirakan akibat potongan biaya administrasi.

Memahami skema dan tarif komisi marketplace sangat penting agar Anda tidak mengalami kerugian dan tetap bisa mengamankan margin keuntungan usaha.

Jenis-Jenis Biaya Potongan di Marketplace

Secara umum, marketplace mengenakan beberapa jenis potongan kepada penjual:

1. Biaya Admin Penjual (Commission Fee): Biaya dasar yang dikenakan atas penggunaan platform sesuai kategori produk.
2. Biaya Layanan Gratis Ongkir: Biaya tambahan jika penjual mengaktifkan program promo gratis ongkir bagi pembeli.
3. Biaya Layanan Cashback/Voucher: Biaya opsional jika penjual mengikuti kampanye cashback khusus.
4. Biaya Transaksi / Pembayaran: Biaya pemrosesan metode pembayaran (seperti metode COD atau Kartu Kredit).

—

Estimasi Rata-Rata Potongan Admin Marketplace di Indonesia

Tergantung pada kategori produk dan status toko (Non-Star, Star Seller, atau Mall), total potongan kumulatif yang ditarik oleh marketplace umumnya berkisar antara 6% hingga 12% dari harga jual produk.

Contoh Alokasi Persentase Potongan:
– Biaya Admin Dasar: ~4% – 6%
– Biaya Program Gratis Ongkir Extra: ~3% – 5%
– Biaya Pemrosesan Transaksi: ~1% – 2%

Contoh Perhitungan Nyata Potongan Admin

Misalkan Anda menjual sebuah kemeja pria dengan harga jual Rp100.000 di toko online Anda, dan total estimasi komisi marketplace yang berlaku untuk kategori tersebut adalah 8%.

Perhitungan Potongan:
– Harga Jual Produk: Rp100.000
– Total Biaya Potongan (8%): Rp8.000
– Penghasilan Bersih yang Diterima Seller: Rp92.000

Jika HPP kemeja tersebut adalah Rp60.000, maka keuntungan bersih Anda adalah:
Rp92.000 – Rp60.000 = Rp32.000 (bukan Rp40.000).

Tips Menyiasati Potongan Marketplace Agar Margin Aman

1. Masukkan Estimasi Biaya Admin ke Dalam Harga Jual: Naikkan sedikit harga jual produk Anda di marketplace untuk menutup biaya komisi platform.
2. Hitung Ulang Keikutsertaan Program Promosi: Evaluasi secara berkala apakah program “Gratis Ongkir Extra” benar-benar meningkatkan volume penjualan Anda secara signifikan dibanding biaya potongan ekstra yang dikeluarkan.
3. Sediakan Saluran Penjualan Langsung: Arahkan pelanggan setia untuk memesan langsung melalui WhatsApp atau website mandiri Anda untuk menghindari biaya komisi marketplace pada transaksi berikutnya.

Kesimpulan

Potongan admin marketplace adalah biaya operasional yang wajar dalam jualan online. Kuncinya adalah memperhitungkan persentase potongan tersebut sejak awal penentuan harga jual produk Anda.

Leave a Comment